Ada Apa Dengan Demokrasi ???

Review sejarah,,,
* dulu Israel dan negara2 barat gembar gembor menyuarakan demokrasi untuk Palestine saat negara itu terpecah jadi 2 faksi: hamas n fatah, akhirnya diselenggarakanlah pemilu sesuai tatacara “demokrasi” yang mereka elu-elukan, kebebasan berpendapat, suara rakyat de el el. Hasilnya ternyata Hamas yg menang, TAPI apa yg terjadi ?? Israel dan negara2 barat menolak hasil tersebut, tidak mengakui Hamas sebagai pemenang pemilu yg sah, bahkan men-cap organisasi itu sbg organisasi terroris, kalau mau kembali ke sistem “demokrasi” yg mereka dewa2kan harusnya Hamas juga termasuk bagian dr “demokrasi” krn merupakan bentuk “aspirasi rakyat” dan rakyatpun percaya pd organisasi itu.

*Libya,,, presiden negara ini dikudeta sendiri oleh rakyatnya stlh bbrp puluh tahun berkuasa. Di posisi ini, presiden didukung militer yg masih cukup kuat. Tapi akhirnya tumbang juga ditangan rakyat, Tapiiiii,,,, tentu saja setelah AS n sekutunya ikut nimbrung membantu melumpuhkan militer Khadafi melalui tangan NATO dengan dalih “MENEGAKKAN DEMOKRASI DAN MELINDUNGI RAKYAT YG DIBANTAI PEMERINTAHNYA”

* Loncat sebentar ke tetangga komplek, Suriah.
sampai saat ini rakyat Suriah sendiri masih berjuang menghadapi kekejaman dan kedzaliman pemerintahnya yg di pegang seorang presiden yang bengis dan kejam yg beraliran syiah nusyairiyah yg merupakan kelompok minoritas namun memegang militer dan kekuasaan di negara tsbt. Berbulan2 sudah pembantaian dilakukan oleh militer Suriah, NAMUN APA YG TERJADI ???? negara2 barat yg mendewa2kan demokrasi diam seribu bahasa untuk membantu rakyat Suriah melawan pembantaian yg dilakukan pemerintahnya sendiri ! Sangat sangat berbeda 180 derajat dengan apa yg mereka lakukan di Libya.

* Yang terbaru dan masih hangat adalah di kudetanya presiden mesir terpilih Muhammad Mursi melalui pemilu yg sah yg berhaluan islamis oleh kelompok militer yg sekuler liberalis. Kita lihat apa yang dilakukan mereka2 yg men-agung-agungkan demokrasi ??

# Demokrasi itu harus sesuai pesanan n kepentingan “kalangan tertentu” yang cenderung anti islam
# Demokrasi itu tidak harus berdasar suara terbanyak, minoritas-pun ga masalah yang penting sesuai ama yg “minta”
# Semoga Allah Sang Penguasa Jagat Raya segera memberikan yang terbaik untuk umat Islam di akhir zaman ini, yg diobok2 dan terombang-ambing layaknya buih di lautan
# Semoga Allah Azza Wajalla menjaga dan melindungi Bpk Muhammad Mursi, walau bagaimanapun juga, beliau adalah saudara kita sesama muslim, dan merupakan presiden mesir paling mending drpd presiden mesir sebelum sebelumnya. (versi penulis)
Masihkah berharap pada demokrasi unt menegakkan dienul islam yg haq ??

Saatnya kita introspeksi diri, kembali pada perintah Allah dan RasulNya

Cara Memilih Laptop/Notebook Untuk Gaming

Tulisan ini didedikasikan buat mereka yang mencari laptop/notebook gaming dengan spek yang OK tapi dengan budget yang terbatas.

Kenapa laptop gaming ? coz entah laptop maupun komputer desktop yang bisa buat main game, game berat 3D khususnya merupakan komputer dengan spesifikasi yang paling tinggi n mahal, kalau udah ngacirrrr buat main game berat, insya Allah yang lain lewat.

Kalo buat game, kenapa gak PC Desktop aja? Ya ,,, emang bener sih, kalo buat khusus game memang lebih disarankan pakai komputer desktop, Tapi,,, disisi lain keberadaan laptop masih menang disisi mobile-nya. Laptop yang bisa dibawa kemana-mana, sekaligus ampuh buat main game, tentu lebih disukai bagi mereka yang aktif dan ga suka nongkrong berjam-jam di kamar terus buat main game. Bisa buat kerja, atau sambil kuliah atau sambil nongkrong di cafe sambil menikmati wifi gratis.

Prinsip ekonomi yang terkenal bilang “Mengeluarkan pengeluaran sekecil-kecilnya untuk mendapatkan hasil yang sebesar-besarnya” kira-kira begitulah bunyinya. Jadi artikel ini tidak bermanfaat kalo agan / temen2 punya budget GEDE untuk menyalurkan hobi main game-nya melalui laptop / notebook. Kalo punya budget diatas 20jt, langsung aja beli Laptop ALIENWARE insya Allah ngacirrrr tuh buat ngegame apapun.

Masalahnya klo budget terbatas tapi pengen laptop yang spesifikasinya wah,,,, nah, ini yang agak susah.

OK,,, Langsung aja kita bahas beberapa komponen utama yang jadi tolok ukur bagus tidaknya laptop untuk gaming dengan cara yang sederhana.

1. Prosesor

Prosesor merupakan otak dari komputer, udah jelaslah, kalo otaknya bagus pasti bagus juga buat game. Pastikan prosesor yang kamu pakai adalah generasi diatas Quad Core untuk prosie Intel biar bisa buat main game2 terbaru yang rata-rata menuntut spek tinggi. Kalau versi AMD, penulis ga terlalu hafal generasinya, tapi generasi Phenom udah lumayan.

Selain generasinya, lihat juga cachenya,,, biasanya berkisar 1 MB, 2 MB atau 3 MB atau lebih, makin besar cahce-nya makin bagus dan kemampuan prosie buat memproses data jd lebih cepat.

Terakhir lihat clockspeednya,,, satuannya GHz atau GigaHertz, diatas 2 Ghz itu sudah baguslah, walaupun ga jamin, coz speednya 3 Ghz-pun bisa kalah ama 2 GHz yang punya 2 atau 4 inti (core), apalagi ditambah fitur Turboboost yang bisa menaikkan clock secara otomatis saat menjalankan program berat (auto overclock).

Selanjutnya, untuk membandingkan nilai CPU benchmark-nya, silakan cari di situs http://www.cpubenchmark.net/cpu_list.php. Dari situs itu kita bisa tahu skor nilai benchmark dibanding prosesor lainnya, baik intel maupun AMD.

Contoh nilai bechmark pada masing2 prosie (CPU)

CPU Benchmark untuk Intel dan AMD

CPU Benchmark

kolom Passmark CPU Mark (semakin tinggi, semakin bagus), kolom Rating (semakin rendah semakin bagus), CPU Value (semakin tinggi semakin bagus) dan Harganya tentu saja. Yg di fillcolor merah muda itu punya penulis saat ini.

2. Video Graphic Adapter (VGA)

Ini salah satu komponen terpenting buat main game, namanya graphic udah jelas berhubungan dengan tampilan grafis. Untuk melihat bagus tidaknya VGA lihat saja dari chipsetnya. Pokoknya ada 2 pemain besar dalam pasar VGA di dunia, yaitu Geforce dan ATI Radeon, walaupun ada juga yg lain,,, semakin baru generasinya tentu semakin bagus,,, nah untuk mengetahui chipset suatu VGA bisa dilihat melalui spesifikasi yang tertera disitu, misal ATI Radeon HD545V, kalau tidak tercantum disitu bisa di lihat dengan cara ketik “dxdiag” pada menu search di Win 7, atau di RUN lalu “dxdiag” di Win XP, cari di menu display.

Setelah itu cari tahu kemampuan VGA tersebut lewat Tehnik Benchmarking, ga usah susah-susah,,, klik aja di situs http://www.videocardbenchmark.net/gpu_list.php, ctrl + f untuk mencari VGA yg dimaksud. Dari situs itu didapat data tentang nama chipset / seri VGA, kolom Passmark G3D Mark (semakin tinggi, semakin bagus), kolom Rating (semakin rendah semakin bagus), Videocard Value (semakin tinggi semakin bagus) dan Harga.

Contohnya seperti gambar dibawah ini.

VGAcard Benchmark

VGAcard Benchmark

Tapi Jangan heran kalau VGA Laptop nilainya berkisar antara ratusan dan jarang sampai ribuan,,, padahal di situs tersebut ada yang nilainya sampai ribuan, karena dicampur ama VGA AddOn PC Desktop. Karena ya itu tadi, walau secanggih apapun juga VGA Laptop tetap akan kalah karena keterbatasan supply energy, space tempat dan komponen dibandingkan dengan PC Desktop yg benar2 didesain untuk gamer,,, Laptop Gamer Alienware seharga duapuluh jutaan lebih saja hanya membenamkan VGA GeForce GTX 560M yang mempunyai nilai Passmark G3D 1534 dan rating no 76 terbaik. Tapi tenang,,, berdasrkan pengalaman penulis, skor Passmark G3D minim 198 saja sudah lumayan ngacir buat main COD Modern Warfare 1 dan 2. Tentu saja dibantu dengan prosesor minimalis Pentium Dual-Core T4500 @ 2.30GHz dan RAM 2 GB DDR2.

O iya,,, 1 lagi, kapasitas memory VGA juga patut diperhitungkan. Untuk memainkan game-game generasi baru sebaiknya Memori VGA minimal 1 GB agar tidak memberatkan kerja prosesor dan RAM Dedicated itu sendiri.

Baca lebih lanjut

Pembagian Guru Berdasar Enak / Nggaknya

Menurut pendapat pribadi lho ya,,,,
Pembagian guru berdasar enak/nggaknya

1. Guru yg paling banyak Pahalanya : Guru Tahsin/Tahfidz –> coz setiap anak yg bisa baca Al Qur’an drnya, Insya Allah pahalanya tetep ngalir sepanjang hidupnya (asal siswanya rajin ngaji), NO 2 Guru Fikih –> coz kalo salah dapat 1 pahala, klo bener dapat 2 pahala :),,,, INSYA ALLAH
2. Guru yg paling enak ngajarnya : Guru Olahraga –> klo lagi males ngajar, tinggal lempar aja bola ketengah lapangan, Insya Allah anak2 lngsung olahraga sendiri
3. Guru paling ditunggu : tentu saja guru TIK, belum bel aja anak2 dah nungguin di depan lab, klo gurunya telat mreka bersedia menjemputnya (entah pengen segera belajar atau biar bisa segera main komputer)
4. Guru plng banyak omong : Guru Bahasa (english, indonesia, arabic dll) –> Maklum, namanya aja bahasa, harus dipraktikkan biar terbiasa (KECUALI guru bahasa isyarat)
5. Guru Fiktif : Guru akuntansi –> belajar ngitung duit bahkan sampai jutaan n milyaran, sayangnya duit yg di hitung ga pernah tahu wujudnya
6. Guru Pendongeng: Guru sejarah –> yg namanya sejarah pasti di sesuaikan dengan pemerintah yg berkuasa saat itu, jadi benar/tidaknya Wallahu’alam (History is writen by victory), Kecuali sejarah Islam yg menganut sistem SANAD yg insya Allah bisa dipertanggungjawabkan dunia-akhirat
7. Guru ga ikhlas : Guru matematika –> sama murid aja suka itung-itungan (ya iyalah,,, namanya aja matematika)

MOHON JANGAN TERSINGGUNG,,,
Don’t take it so seriously, it’s just iseng2.com
walau bagaimanapun juga, Profesi Guru adalah Pekerjaan yang MULIA*
sedikit senyum dihari minggu :-)

 

Sepenggal Kisah Tentang Kakek yang Sederhana

Dulu waktu masih kecil, sejak usia Taman Kanak-kanak hingga SD kelas 1 sampai kelas 6, beliau yang mengantar dan menemaniku pergi ke sekolah. Maklum,,, baru awal-awal sekolah dan mengingat aku dan kakakku masih kecil waktu itu, bapak dan ibu masih kerja sedangkan adikku yg masih balita, beliaulah yang menjaganya, Kakek dan nenek.

SD-ku tepat berada di samping sawah kakek, tepat mengelilingi komplek SD N Karanganyar III di sebelah utara dan baratnya. Jadi ketika aku dan kakak belajar di SD impress itu, kakek asyik menjalankan pekerjaan utamanya sebagai seorang petani. Kadang disaat libur sekolah, kami semua membantu beliau disawah. Kegiatan yg paling kami sukai adalah ‘ndaud yaitu memindahkan benih padi yg baru tumbuh ke areal sawah untuk ditanam secara rapi. Kami senang karena bisa sekalian main air + lumpur :D

Kakek dan nenek juga piawai membuat batu-bata dan berladang yang dilakukan di lahan kosong di tepian sungai yang disebut sebagai “dong Bulak” oleh warga kampung kami, letaknya di perbatasan timur kampung. Lebih dari itu, kakek juga mahir membuat meubel, seperti meja, kursi dan almari. Jadi tak hanya bertani saja, kakekku juga pandai bertukang dan berladang. Seorang pekerja keras.

Semenjak ibuku sakit keras, kakek dan nenek paling sering mampir kerumah, entah mengantar nasi dan lauk pauk sampai menemani tidur dirumah sampai larut malam. Maklum bapak harus bolak balik Sragen Solo menemani ibu yang dirawat dirumah sakit. Kadangkala untuk menghibur kami bertiga (aku, adikku faisal dan kakaku saiful), kakek menyenandungkan syair dalam bahasa jawa krama alus yang artinyapun aku tak tahu sama-sekali, kecuali beberapa potong saja, yahhh lumayanlah sebagai pengantar tidur.

Pun setelah ibu meninggal dunia, kakek tetap sering mampir kerumah, bantu-bantu bersih-bersih rumah, halaman sampai kebun samping rumah. Kadang-kadang juga beliau membawakan kami hasil ladangnya, kadang pisang, jambu, kacang dll.

Sebel,,, kesal, jengkel kadang juga sempat kurasakan pada kakek. Aku jengkel ketika beliau makan dirumah, bukan makannya yang kupermasalahkan, tapi setelah makan itu, beliau asal-asalan mencuci piringnya, tidak pakai sabun cuci, padahal sudah kularang mencuci sendiri. Maklumlah dirumah itu, aku yang diberi tanggung jawab untuk mencuci piring dan peralatan dapur lainnya. Aku kesal ketika beliau memotong pohon jambu depan rumahnya karena di pohon itulah banyak menghasilkan buah yang aku dan teman-temanku biasa bermain dibawahnya. Aku marah kadang-kadang beliau mengganggu keasyikanku bermain dll.

Akhirnya waktu semakin berlalu, tak terasa belasan tahun sudah peristiwa itu terjadi. Aku yang kini semakin dewasa insya Allah semakin paham dan mengerti. Beliau bukanlah orang kaya raya dikampung, beliau bukan juga petani sukses dengan sawah dan ladang berhektar-hektar, beliau bukanlah terkenal sebagai pejabat desa atau tetua kampung, bukan pula veteran perang yang dipanggil saat upacara 17an, walaupun beliau juga pernah ikut membantu perang kemerdekaan kala itu. Tapi dibalik itu semua, ada hikmah yang bisa kupetik dari beliau, kerja keras, kesederhanaan dan kesahajaan itulah yang terpancar dari beliau.

“Hai manusia, kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur); maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepadamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur-angsur) kamu sampai pada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah” [al Hajj/22:5]

Kakekku termasuk ia yang dipanjangkan umurnya oleh Allah ‘azza wajalla, kurang lebih umurnya saat ini lebih dari 90 tahun. Dengan umur seperti itu, kakek mulai pikun, kurang lebih sejak 4 – 5 tahun yang lalu. Karena kebiasaannya sejak muda, beliau masih ingin bertani, ya, ditengah usianya yang telah udzur itu, beliau masih ingin berkarya, tidak ingin merepotkan anak-anak dan cucunya. Walaupun untuk berangkat kesawah saja beliau sudah lupa jalannya. Dengan sepeda ontel tua, caping, cangkul dan sabit beliau tenteng terus menerus mencari sawahnya. Pernah suatu ketika beliau melihat sawah-sawah tetangga sudah memasuki musim panen, kemudian beliau memintaku untuk membantunya memanen padi, hampir aku berangkat kesawah sebelum bapakku memberitahuku bahwa sawah kakek tidak ditanami padi karena sudah tidak ada yang mengurus. Setelah kujelaskan beliau hanya diam sambil menganguk-anggukkan kepalanya, besoknya ia meminta lagi hal yang serupa.

Sering juga beliau datang kerumah untuk pamitan, beliau membawa seluruh pakaian dan beberapa bekal yang dibungkus kain sarungnya, lengkap dengan caping dan sabitnya. Ketika ditanya, mau kemana? Beliau menjawab “mau pulang ke Brang Lor”, suatu tempat yang tidak pernah kukenal di peta daerah Sragen dan sekitarnya. Memang dulunya, kakekku adalah orang Jogjakarta, karena perang kemerdekaan melawan penjajah beliau mengungsi bersama keluarga dan saudara-saudaranya ke suatu daerah yang bernama Brang Lor, kemudian kakekku mengembara lagi sampai sekarang di Bulu, Karanganyar Sambungmacan Sragen, sedangkan saudara-saudaranya masih tinggal disana.

Butuh kesabaran yang ekstra memang, untuk menghadapi orang tua yang telah pikun. Disini kitalah sebagai anak dan cucu yang di uji kesabaran dan keikhlasannya dalam menjaga dan merawat orang tua / orang tua bapak ibu kita. Apakah kita mampu bersabar dengan merawat mereka di hari tuanya ataukah malah kita titipkan di panti jompo dengan alasan berbagai kesibukan kita, naudzubillah tsumma na’udzubillah,,, jangan sampai aku melakukan hal itu dan jangan sampai aku diperlakukan seperti itu.

Apa yang saat ini kita lakukan dan bagaimana sikap yang kita lakukan kepada orang tua / kakek dan nenek kita, kira-kira seperti itulah yang akan kita dapatkan di hari tua nanti. Jika saat ini kita tidak bersabar dan acuh terhadap mereka, maka sangat mungkin sekali dihari tua nanti juga akan diperlakukan seperti itu.

Innalillahi Wainnailaihiroji’un,,,,,,, kini sosok tua yang sederhana dan bersahaja itu telah pergi, tepat hari Rabu 12 Desember 2012 pukul 21.00 WIB yang lalu (-+ 3 jam yang lalu) beliau kembali ke rahmatullah. Sejenak teringat kembali kenangan indah bersamamu, ketika seseorang itu telah pergi untuk waktu yang lama, barulah kita tahu akan penting dan indahnya kebersamaan bersamanya.

Beliau mungkin bukan orang yang istimewa dimata anda, tapi melalui beliau-lah (atas izin Allah) saya ada. Teruntuk kakek kami tercinta, Ali Muhammad, maafkan ananda yang belum bisa membuatmu bahagia, mungkin juga belum bisa membuatmu bangga, maafkan cucumu yang tidak bisa mencium keningmu dihari terakhirmu di dunia.

Hanya do’a dari jauhlah yang bisa ananda kirimkan dari perantauan. Semoga Allah Tabaroka wata’ala mengampuni dosa-dosamu, menerima semua amal ibadahmu, menyelamatkanmu dari siksa kubur dan menempatkanmu ditempat yang sebaik-baiknya. Semoga Allah mempertemukan kita dihari yang telah pasti dengan kondisi yang lebih baik. Allahummagfirlahu Warhamhu Wa’afi’i wafu’anhu

Koyo Kaki ORI vs KW, Happy Life WHITE, Bamboo GOLD dan Daun JUNGONG

Sekali lagi posting tentang produk koyo kaki, happy life. Tapi kali ini cuma fokus untuk produk yang white aja, walaupun bisa juga buat gold atau jungong. sekedar berbagi pengetahuan dan pengalaman.

Bagi anda, pengguna maupun penjual koyo kaki, yang lagi populer saat ini. Ada sedikit info yang cukup penting.  Walaupun satu jenis dan 1 merk ada perbedaan kualitas diantara koyo kaki yang beredar luas saat ini. Untuk selanjutnya yang kualitasnya baik ane tulis “ORI” yang kualitasnya rendah ane tulis “KW”.

Lihat perbedaan di bawah ini.

SUDAH DI UPDATE ( + GOLD dan JUNGONG)

KOYO KAKI HAPPY LIFE WHITE

1. dari depan, koyo yg KW tulisannya lebih cerah (hijau tua cerah) dan jelas, sedangkan yang ORI tulisannya agak kabur (hijau tua pucat) dan agak kurang jelas. Baik tulisan dlm bhs inggris maupun kanji-nya.

Happy Life white kw vs ori tampak depan

Koyo Happy Life white kw vs ori tampak depan

2. dari belakang, koyo yang KW tampak lebih gelap dan pembungkus serbuk obatnya tampak lebih tebal, halus dan mengkilat. Sedangkan yang ORI kelihatan lebih tipis, lusuh, agak buram

Koyo Kaki Happy Life WHITE ORI vs KW

Koyo Kaki Happy Life WHITE ORI vs KW, tampak belakang

3. dari serbuk obatnya, yang KW lebih gelap/ke abu-abuan, sedangkan yang ORI tampak lebih cerah/terang

Koyo Kaki Happy Life WHITE ORI vs KW, serbuk obat

Koyo Kaki Happy Life WHITE ORI vs KW, serbuk obat

Hasilnya pun ternyata beda, yang KW (namanya aja KW) setelah dipakai berwarna abu-abu gelap sedangkan yang ORI hasilnya Hitam Legam. Percobaan ini ane coba sendiri, yang KW ane pasang di kaki kiri, yang ORI di kaki kanan, pasang mulai +- pukul 22.30 sampai bangun tidur +- pukul 04.00 WIB kurang dikit (skitar 5,5 jam), hasilnya bisa lihat gambar di bawah ini.

Koyo Kaki Happy Life WHITE ORI vs KW, Hasil setelah pemakaian

Koyo Kaki Happy Life WHITE ORI vs KW, Hasil setelah pemakaian

Koyo kaki Happy Life white ori tampak hasil setelah pemakaian

Hasil setelah pemakaian koyo happy life white ORI

KOYO KAKI JUNGONG

1. Dari depan, kurang lebih sama, cuma warna kertas koyo lebih cerah yang KW,
RALAT : Yg bertuliskan “Formulated in Japan” juga ada yang versi ORI-nya, so untuk tulisan ini tidak jadi parameter perbedaan yg mendasar, mending liat dari tampak belakang (kertas pembungkus koyonya)

Koyo Kaki White Jungong

Koyo Kaki White Jungong tampak depan

2. Dari belakang, masih sama dengan ciri ORI yang WHITE, yaitu kertas pembungkus koyo ORI kelihatan lebih  tipis/kusam daripada yang KW

Koyo Kaki Happy Life JUNGONG ORI vs KW, tampak belakang

Koyo Kaki Happy Life JUNGONG ORI vs KW, tampak belakang

3. Warna serbuk obatnya juga berbeda, ini tandanya, komposisinyapun pasti berbeda. ORI serbuk obatnya lebih terang / agak kemerah-merahan, sedangkan yang KW warnanya lebih ke abu-abuan.

Koyo Kaki Happy Life JUNGONG ORI vs KW, serbuk obat

Koyo Kaki Happy Life JUNGONG ORI vs KW, serbuk obat

Karena beda komposisi, tentu beda pula hasilnya, uji coba juga masih sama dengan yang white diatas. Koyo ORI ane tempel di kaki Kanan, yg KW di kaki kiri selama +- 5,5 jam. Silakan lihat perbedaannya dibawah ini.

Hasil Pemakaian Koyo Kaki Happy Life JUNGONG ORI vs KW

Hasil Pemakaian Koyo Kaki Happy Life JUNGONG ORI vs KW

KOYO KAKI BAMBOO GOLD

1. Dari depan, warna kemasan koyo lebih pekat daripada yang KW, tulisan sama persis. Biar lebih jelas lihat aja gambar dibawah ini.

koyo kaki bamboo gold - tampak depan

koyo kaki bamboo gold – tampak depan

2. dari belakang, masih sama juga dengan perbedaaan ORI vs KW WHITE maupun JUNGONG, yaitu: kertas pembungkus obat koyo terlihat lebih kusam, isi serbuk obat tidak terlalu terlihat sedangkan GOLD yang KW lebih mencolok lagi, warna serbuk obatnya terlihat kuning, tampak dari balik kertas pembungkus serbuk obatnya.

koyo kaki bamboo gold - tampak belakang

koyo kaki bamboo gold – tampak belakang

3. Dan setelah saya buka, ternyata memang benar. Isi serbuk obat GOLD KW berwarna kuning, sedangkan GOLD ORI lebih berwarna gelap (abu-abu)

Warna serbuk obat Koyo Kaki GOLD ORI vs KW

Warna serbuk obat Koyo Kaki GOLD ORI vs KW

Hasilnya tentu berbeda, yang GOLD ORI seperti biasa, hitam pekat, sedangkan yang GOLD KW berwarna kekuningan. Liat aja biar lebih jelas.

koyo kaki bamboo gold - sebelum dan setelah pemakaian

koyo kaki bamboo gold – sebelum dan setelah pemakaian

Sebenarnya kemasan brosur antara yang ORI dengan yang KW pun ada sedikit perbedaan juga, cuma tidak saya review disini karena kemasan brosur bisa dicetak dimana saja, dan kemungkinan bisa dimanipulasi sendiri cukup besar. Tapi kalau sudah serbuk obatnya, bakalan sulit dipalsukan kalau kita sudah tahu ciri masing-masing. Jangan ragu untuk membuka dan melihat isi kemasan jika anda membeli produk koyo kaki seperti ini.

Itulah sedikit review tentang perbedaan koyo kaki Detoks / penyerap racun yang sedang populer skitar satu tahun belakangan ini. Karena produk ini cukup laris dipasaran akhirnya memicu persaingan yang cukup sengit, kalo ga punya iman dan etika bisnis yang baik, alhasil, konsumenlah yang dikorbankan dengan memproduksi barang sejenis bahkan 1 merk tapi dengan kualitas yang berbeda.

Semoga informasi diatas bisa berguna bagi pembaca, pengguna koyo kaki atau bahkan sesama penjual koyo kaki Foot Patch. Syukron Jazakallah

Informasi harga, silakan klik disini

BACA juga:

Perbedaan koyo kaki White, Gold dan Jungong

Alasan Kenapa Menjadi Seorang Penulis ?

Sejenak harus merenung tentang diri sendiri, mereview ingatan masa lalu. Seberkas ingatan tentang teman-temanku tiba-tiba berkelebat. Menggelitik obsesi lama yang sempat redup. Redup,,,, bukan padam.

Beberapa menit yang lalu saat browsing di internet secara tidak sengaja kutemukan blog temanku saat masih kuliah dulu. Teman beda jurusan tapi satu fakultas. Aku tidak begitu mengenalnya, tapi satu yang kuingat kalau tidak salah dia pernah bertanya tentang “bagaimana membuat blog yang bagus itu?”. Tapi sekarang, kalian tahu apa yang terjadi?, blognya cukup ramai pengunjung, bahkan daripada punyaku mungkin. Blognya selalu di update.

Satu yang membuatku simpati adalah ternyata dia seorang penulis juga. Entah penulis besar atau kecil yang penting dia bisa menulis, menulis tulisan yang bermanfaat tentunya. Apalagi bukan karena tujuan komersil (uang dan ketenaran), ditambah lagi kalau berbobot, bermanfaat dan menginspirasi….. WAH,,, jadi bangga sekaligus iri aku.

Aku sangat menghargai penulis yang seperti itu. Aku juga bisa menulis (gaya bebas tapi), tapi entah kenapa semangat itu jadi redup, alhamdulillah tidak padam. Karena aktifitas menulisku sebagian kualihkan dari digital based menjadi konvensional based. Dari yang semula nulis di komputer kemudian di posting di blog/FB menjadi via kertas dan pulpen (lha kok malah jadi downgrade ? à biarinn,,, !, ada alasan tertentu kawan).

Aku ingin tetap menulis walau apapun yang terjadi ! Kenapa?

1. Dengan tulisan, bisa menjadi salah satu amal jariyah kita?

Amal Jariyah?, ya bisa saja, asal tulisan itu berupa ilmu, bermanfaat (dilihat dari sudut pandang syar’i tentu saja) kemudian di publikasikan dan dibaca orang secara kontinyu / terus menerus, bukankah itu adalah salah satu dari 3 amal jariyah yang diterangkan dalam hadist ? yaitu “ilmu yang bermanfaat” yang pahalanya tiada putus-putus.

2. Bisa menjadi inspirasi bagi orang lain.

Kalau ada seseorang yang tergugah / termotivasi / tersadar karena tulisan kita, tentu kita juga ikut senang. Alhamdulillah Allah ‘Azza Wajalla telah menjadikan kita sebagai perantara dalam pertolongan Allah kepada hambaNYA. Walaupun itu hanya satu orang.

3. Sebagai rekam jejak sejarah kehidupan kita.

Kawan,,, belum tentu suatu saat nanti kita akan menjadi orang-orang yang bertitle “VVIP” (Very Very Important People), atau “The Number One Man” ataupun juga “The Most Influential People in The World” dalam episode sejarah dunia ini. Jadi tidak akan ada yang sudi menuliskan sejarah biografi hidup kita. Kalau bukan diri kita sendiri yang menulis, siapa lagi?

Apa yang terjadi setelah 1 atau 2 dasawarsa setelah kita meninggal nanti? Kita akan hilang ditelan sejarah !. Bahkan anak, cucu atau cicit kita nanti belum tentu tahu siapa kita?

Bukankah kisah perjuangan Kartini menjadi diketahui dan terkenal sbg Pejuang hak-hak wanita karena jejak sejarah beliau berupa tulisan surat-menyuratnya. Bukan dengan kampanye ataupun piagam penghargaan.

Dengan foto ? mungkin akan tahu seperti apa wajah / fisik kita,

Dengan kumpulan berbagai piala ataupun piagam penghargaan? Mungkin mereka akan tahu betapa berprestasinya kita,

Tapi dengan tulisan, kita bisa menggambarkan bagaimana diri kita, pola pikir kita, karakter kita, kepribadian kita, hobi kita juga perjuangan kita dalam meraih setiap prestasi dalam hidup kita. Orang akan belajar sesuatu yang bermanfaat dari pengalaman kita. Insya Allahu Ta’ala.

Tak perlu menjadi seperti William Shakespeare atau J.K Rowling ataupun Habiburahman El Sirazy yang karya-karyanya bisa dibaca jutaan orang. Mulailah dari awal, cukuplah dan tetaplah menulis sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain dengan gayamu sendiri. Insya Allah akan ada yang bisa membaca dan mengambil manfaat darimu.

Nunn… Wal Qolami wamaayasturuun (Nunn… Demi Pena, dan apa yang mereka tulis) Q.S Al Qalam 1

 Di tulis ulang oleh Saibani Kurniajati

tanggal 30 Oktober 2012, 22.50 WIB

from my “blue book” ^^

 

PRODUK BARU dari JUNGONG: Health Care Path, Koyo Tempel Pakai Cairan

health-care-path produk baru dari JunGong

Health Care Path dari JUNGONG

Health Care Path, Koyo tempel pakai cairan.
Isi Health Care Path :

1. Hanya 1 koyo ( koyo + plester)

2. Cairan +- 2 ml (namanya blum tahu, Maklum, tulisan kanji semua, ane ga bisa bhs mandarin)

Cara Pakai :
Sama seperti koyo kaki Happy Life biasa, tapi koyonya dibasahi dulu pakai cairan yg sudah disediakan sebelum ditempelkan ke bagian tubuh yang di inginkan.

Manfaat :
Lebih dikhususkan untuk Pegal-pegal, Nyeri sendi di pinggul, siku, pundak maupun lutut.

HARGA SATUAN : Rp 13.000,-

RESELLER : CALL ME (CALL or SMS)

STOK TERBATAS,,,

Health Care Path

Health Care Path

Health Care Path, Koyo Baru dari JUNGONG

Health Care Path

Health Care Path Produk JUNGONG

Health Care Path Produk Baru JUNGONG

 

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.